Perpisahan ‘Neraka’ Bintang Manchester United, Matthijs de Ligt

AnneKee Molenaar, mantan istri bek Manchester United Matthijs de Ligt, akhirnya buka suara mengenai perpisahan mereka, menyebut pengalaman itu sebagai ‘neraka’ dan proses berduka yang menyakitkan.

perpisahan-neraka-matthijs-de-ligt-manchester-united

reddevilspulse – Kehidupan pribadi para bintang sepak bola selalu menarik perhatian, dan kali ini sorotan tertuju pada bek Manchester United, Matthijs de Ligt. Mantan istrinya, AnneKee Molenaar, baru-baru ini berbagi detail emosional mengenai perpisahan mereka yang mengejutkan publik, mengungkapkan bahwa menghadapi perasaan tersebut sebelum pernikahan yang sudah direncanakan adalah ‘neraka’.

Matthijs de Ligt perpisahan

Kisah Cinta yang Berakhir di Ambang Pelaminan

Hubungan Matthijs de Ligt dan AnneKee Molenaar telah berjalan delapan tahun, sebuah jalinan cinta yang tampak kokoh. Pasangan ini secara hukum menikah satu minggu sebelum Euro 2024 dimulai, tepatnya sehari setelah De Ligt membela tim nasional Belanda dalam pertandingan persahabatan melawan Kanada. Namun, resepsi pernikahan mereka di Italia, yang telah direncanakan setahun kemudian, tidak pernah terjadi pada musim panas lalu. Alih-alih merayakan ikatan mereka, keduanya justru memutuskan untuk mengakhiri hubungan panjang tersebut.

Kini, Matthijs de Ligt telah melanjutkan hidupnya dengan model asal Belanda lainnya, Amber Yuusef, mengonfirmasi hubungan mereka pada bulan Juni. Sementara itu, AnneKee Molenaar akhirnya bersuara panjang lebar mengenai perpisahan yang ia alami, memberikan pandangan mendalam tentang sisi lain kehidupan seorang atlet top di luar lapangan hijau.

Pengakuan Pahit: ‘Itu Benar-benar Neraka’

AnneKee Molenaar tampil dalam episode perdana serial wawancara daring di YouTube bertajuk ‘Guncle’ bersama Robbert Rodenburg. Dalam wawancara tersebut, Molenaar mengungkapkan betapa sulitnya tahun yang baru saja berlalu baginya. ‘Ini adalah tahun yang berat, tahun dengan banyak perubahan, tetapi juga tahun yang sangat saya syukuri,’ ujarnya.

Berbicara untuk pertama kalinya tentang berakhirnya hubungannya dengan De Ligt, Molenaar mengakui bahwa meskipun mereka telah menjalani masa-masa yang sangat indah selama bertahun-tahun, mereka akhirnya menyadari bahwa ‘rasa romantis itu tidak lagi ada’. Ia memahami bahwa banyak orang mungkin bertanya-tanya, ‘Bagaimana bisa menikah dan bercerai setahun kemudian?’ Namun, Molenaar menegaskan bahwa ia tidak menyesali apa pun dari keputusan itu. ‘Saya pikir sangat penting untuk menjaga semuanya tetap pribadi, dan saya benar-benar ingin hubungan itu berhasil,’ tambahnya.

Menerima Perubahan dan Melanjutkan Hidup

Molenaar juga menyadari bahwa orang mungkin beranggapan ‘sesuatu pasti telah terjadi’ sebelum pernikahan di Italia dibatalkan. Namun, ia dengan tegas membantah spekulasi tersebut. ‘Saya benci mengatakannya, tetapi itu sama sekali tidak terjadi,’ tegas Molenaar.

Baca Juga :

‘Ada banyak cinta antara Matthijs dan saya; benar-benar ada banyak cinta,’ lanjutnya. ‘Saya pikir hal paling penuh kasih yang kami lakukan adalah mengatakan: ‘Kamu pergi ke arah ini, dan saya pergi ke arah itu.” Perpisahan itu, menurut Molenaar, adalah ‘proses berduka’. ‘Ini adalah perubahan mendadak, dan Anda kehilangan sesuatu, dan Anda sedih karenanya. Anda merasakan sakit,’ jelasnya.

Molenaar menggambarkan perpisahan itu sebagai pengalaman yang sangat fisik, seolah-olah ia baru saja menjalani operasi jantung dan ada seseorang yang meniup ke arah jantungnya, membuatnya merasa sangat rapuh dan rentan. Namun, Molenaar kini mulai menata kembali hidupnya dan mengaku baru-baru ini telah memulai hubungan asmara baru.

Babak Baru Matthijs de Ligt Bersama Amber Yuusef

Di sisi lain, Matthijs de Ligt juga telah memulai babak baru dalam kehidupan pribadinya. Ia mengonfirmasi hubungannya dengan Amber Yuusef setelah foto-foto mereka berdua beredar di musim panas ini. ‘Amber dan saya saling mengenal lebih baik, dan kami ingin melakukannya secara pribadi,’ kata De Ligt.

Bintang Manchester United ini juga membantah tuduhan yang beredar di media sosial, yang menyatakan bahwa Yuusef hanya tertarik pada ketenaran dan uangnya. De Ligt menegaskan bahwa tangkapan layar yang beredar itu adalah ‘palsu’. ‘Biasanya saya tidak pernah merasa perlu untuk menanggapi, tetapi kali ini saya melakukannya,’ jelas De Ligt. ‘Di zaman sekarang, kita tahu bahwa apa pun bisa dipalsukan, dan itu juga terjadi pada tangkapan layar ini.’

Dampak dan Sorotan bagi Bintang Manchester United

Peristiwa dalam kehidupan pribadi pemain seperti Matthijs de Ligt, meskipun terpisah dari performa di lapangan, seringkali menjadi bagian tak terpisahkan dari narasi yang mengelilingi seorang atlet profesional. Bagi para penggemar Manchester United di Indonesia, berita ini memberikan gambaran tentang tekanan dan tantangan yang dihadapi oleh idola mereka di luar rumput hijau.

Kehidupan pribadi yang bergejolak tentu dapat memengaruhi konsentrasi dan kesejahteraan mental seorang pemain. Namun, dengan pengakuan jujur dari mantan pasangannya dan sikap Matthijs de Ligt yang melindungi hubungan barunya, diharapkan sang bek dapat menemukan stabilitas dan terus memberikan kontribusi terbaiknya bagi Setan Merah di musim-musim mendatang. Kisah ini menjadi pengingat bahwa di balik jersey dan sorotan stadion, para pemain juga manusia biasa dengan pergulatan emosional mereka sendiri.